<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>Opportunities Behind Challenges for Classroom Management at Aisyiyah Kindergarten in Kalitengah Village</article-title>
        <subtitle>Peluang di Balik Tantangan Untuk Pengelolaan Kelas TK Aisyiyah Desa Kalitengah</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-71966a6a43b9b08dacc4603f0432156a" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Hayati</surname>
            <given-names>Anis Khoirin</given-names>
          </name>
          <email>aniskhoirinhayati@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
        <contrib id="person-6932508a3794870a7d8e273232b60078" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Rosyidah</surname>
            <given-names>Ita Tafiur</given-names>
          </name>
          <email>itatafiur@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2" />
        </contrib>
        <contrib id="person-2f90125c11cd3dd53f146f10ae41b967" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Maulidiya</surname>
            <given-names>Eva Dwi</given-names>
          </name>
          <email>evadwi@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-3" />
        </contrib>
        <contrib id="person-30332d739b4efd200a1ce72ee9348d06" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Raharjo</surname>
            <given-names>Dirham</given-names>
          </name>
          <email>dirham@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-4" />
        </contrib>
        <contrib id="person-129c2b35a84e83b01480f4eb261e8ddf" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Hariswanda</surname>
            <given-names>Yuswono</given-names>
          </name>
          <email>yuswono@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-5" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-3">
        <country>India</country>
      </aff>
      <aff id="aff-4">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-5">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2024-10-22">
          <day>22</day>
          <month>10</month>
          <year>2024</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="heading-e7793951734fd165e3dabeabf87215f1">
      <title>Pendahuluan</title>
      <p id="_paragraph-16">Pendidikan anak usia dini merupakan fondasi krusial dalam membentuk karakter dan kecerdasan generasi penerus bangsa. Namun, kenyataan di lapangan seringkali mengungkapkan konflik antara cita-cita pendidikan dan keterbatasan sumber daya, terutama di daerah yang kurang terlayani. TK Aisyiyah Desa Kalitengah, sebagai salah satu sekolah perumahan yang ada di daerah tersebut, tidak terpengaruh oleh situasi ini. Masalah utama yang dihadapi oleh TK Aisyiyah Desa Kalitengah adalah kurangnya harmoni rasial antara guru dan siswa. Situasi ini memiliki potensi untuk menghambat proses pembelajaran yang tepat dan perkembangan holistik anak-anak. Namun, di tengah krisis ini, muncul pertanyaan: bagaimana institusi pendidikan ini dapat mengubah waktu menjadi peluang untuk inovasi dan perbaikan.[1]Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki strategi adaptif yang dikembangkan oleh TK Aisyiyah Desa Kalitengah sebagai respons terhadap kekurangan sumber daya manusia.</p>
      <p id="_paragraph-17">Fokus utama adalah mengidentifikasi dan menganalisis metode kreatif yang diterapkan untuk memastikan bahwa kualitas pendidikan terus meningkat, jika tidak, setidaknya tidak menurun, dalam kondisi yang kurang ideal. [2]Signifikansi studi ini terletak pada potensinya untuk memberikan wawasan baru dalam pengelolaan kelas di lembaga pendidikan anak usia dini, khususnya di daerah dengan keterbatasan serupa. Dengan mengungkap strategi inovatif yang muncul dari situasi yang menantang, penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan model pendidikan yang lebih adaptif dan efektif. Lebih lanjut, studi ini juga bermaksud untuk menggali dampak dari pendekatan-pendekatan baru tersebut terhadap perkembangan anak, kinerja guru, dan dinamika pembelajaran secara keseluruhan. Pemahaman mendalam tentang hal ini dapat menjadi dasar untuk rekomendasi kebijakan dan praktik pendidikan yang lebih responsif terhadap kebutuhan dan tantangan di lapangan. Melalui eksplorasi mendalam terhadap pengalaman TK Aisyiyah Desa Kalitengah, penelitian ini berupaya untuk membuka diskusi lebih luas tentang fleksibilitas dan inovasi dalam pendidikan anak usia dini. Harapannya, temuan dari studi ini dapat menginspirasi dan memberdayakan lembaga pendidikan lain untuk mengoptimalkan potensi mereka, terlepas dari keterbatasan yang dihadapi.</p>
    </sec>
    <sec id="heading-d4b90419ae18e3f8df6715bd46c0d5ab">
      <title>Metode Penelitian<bold id="_bold-14"/></title>
      <p id="_paragraph-19">Acara Pengabdian kepada Masyarakat sedang berlangsung di area Kanak-Kanak Kalitengah.[3] Pengenalan, pelaksanaan, dan pengajaran dilakukan di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Desa Kalitengah. Pengajaran dilakukan sekali seminggu, yaitu pada hari Jum'at. Jumlah total pelajaran akan ada tiga, dimulai pada 26 Juli 2024, dan berakhir pada 2 Agustus 2024. Penelitian desain ,studi ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Metode ini dikembangkan untuk memungkinkan eksplorasi mendalam tentang fenomena pembelajaran di kelas di TK Aisyiyah Desa Kalitengah dalam konteks yang spesifik. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan terbagi menjadi tiga tahapan :</p>
      <sec id="heading-b7d04dd53a0187917a8b89646b0bd908">
        <title>Tahap Persiapan</title>
        <p id="_paragraph-20">Pada tahap pertama dilakukan pemilihan Sekolah TK yang akan dikunjungi. Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Desa Kalitengah Sidoarjo dipilih karena lokasi yang strategis dari domisili para peserta kegiatan pengabdian masyarakat. Mahasiswa kemudian mempersiapkan surat perijinan yang berisi pemberitahuan mengenai kunjungan dan informasi kegiatan. Surat ini diserahkan oleh Kepala Taman Kanak-Kanak Aisyiyah. Pada tanggal 19 July 2024, Surat Perijinan tersebut dikirimkan secara soft file sesuai permintaan dari pihak sekolah. Setelah Surat disetujui, mahasiswa melakukan briefing dan menyiapkan beberapa kebutuhan seperti materi presentasi, alat peraga, snack, alat tulis, dan buku tulis. Perlengkapan ini sebagai apresiasi untuk para peserta kegiatan pengabdian masyarakat.[4]</p>
        <sec id="heading-3475c3b45644022c8b6b148875b0b82b">
          <title>Tahap Pelaksanaan</title>
          <p id="_paragraph-21">Tujuan dari aktivitas ini adalah untuk meningkatkan motivasi sebelum proses pembelajaran. Pembelajaran dilakukan dengan merancang pendekatan, yaitu penerapan metode belajar sambil bermain atau peningkatan keterlibatan orang tua. Menyusun jadwal kegiatan, alokasi sumber daya, dan penugasan personel yang bertanggung jawab. Menerapkan pembelajaran berbasis proyek atau bermain peran.</p>
        </sec>
        <sec id="heading-0dcfdc5386b3ba4605a994dfed61d31e">
          <title>Tahap Evaluasi</title>
          <p id="_paragraph-22">Tahap terakhir yaitu memberikan evaluasi terhadap mengidentifikasi sumber daya yang belum dimanfaatkan optimal. Menganalisis tren pendidikan anak usia dini terkini yang dapat diterapkan. Mengukur kesesuaian metode dengan karakteristik siswa TK dan menilai variasi metode yang digunakan (bermain, bercerita, demonstrasi, dll.)</p>
        </sec>
      </sec>
    </sec>
    <sec id="heading-da5e0c318c1ef036a81c69efd7e00261">
      <title>Hasil Kegiatan</title>
      <p id="_paragraph-23">Penelitian ini mengkaji tantangan dan peluang dalam pengelolaan kelas di TK Aisyiyah Desa Kalitengah, dengan fokus pada strategi adaptif yang dikembangkan untuk mengatasi rasio guru-murid yang tidak ideal. Hasil observasi partisipatif, wawancara dengan guru dan kepala sekolah, serta analisis dokumen sekolah mengungkapkan beberapa temuan kunci[5][6]:</p>
      <list list-type="bullet" id="list-c9125077623d535a3ae59d05549c209d">
        <list-item>
          <p>Implementasi Sistem Mentor Sebaya Salah satu strategi inovatif yang diterapkan adalah sistem mentor sebaya. Dalam sistem ini, siswa yang lebih mahir dalam bidang tertentu diberi tanggung jawab untuk membantu teman- teman mereka. Hasil menunjukkan bahwa:</p>
          <list list-type="bullet">
            <list-item>
              <p>Peningkatan rasa percaya diri pada siswa mentor.</p>
            </list-item>
            <list-item>
              <p>Perkembangan keterampilan sosial dan komunikasi pada semua siswa.</p>
            </list-item>
            <list-item>
              <p>Peningkatan pemahaman materi pada siswa yang dibimbing.</p>
            </list-item>
            <list-item>
              <p>Pengurangan beban guru dalam menangani pertanyaan individual.</p>
            </list-item>
          </list>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Integrasi Teknologi Edukatif TK Aisyiyah memanfaatkan teknologi edukatif dalam proses pembelajaran untuk mengatasi keterbatasan sumber daya manusia.[7] Hasil menunjukkan:</p>
          <list list-type="bullet">
            <list-item>
              <p>Peningkatan engagement siswa dalam proses pembelajaran.</p>
            </list-item>
            <list-item>
              <p>Efisiensi dalam penyampaian materi pembelajaran.</p>
            </list-item>
            <list-item>
              <p>Peningkatan kemampuan siswa dalam menggunakan teknologi sederhana.</p>
            </list-item>
            <list-item>
              <p>Diversifikasi metode pembelajaran yang memungkinkan personalisasi.</p>
            </list-item>
          </list>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Pelibatan Aktif Orang Tua Strategi peningkatan keterlibatan orang tua dalam proses pembelajaran menunjukkan hasil:</p>
          <list list-type="bullet">
            <list-item>
              <p>Penguatan kontinuitas pembelajaran antara sekolah dan rumah.</p>
            </list-item>
            <list-item>
              <p>Peningkatan pemahaman orang tua terhadap metode pembelajaran di TK.</p>
            </list-item>
            <list-item>
              <p>Pengurangan beban guru dalam mengelola kelas.</p>
            </list-item>
            <list-item>
              <p>Peningkatan komunikasi antara pihak sekolah dan orang tua.</p>
            </list-item>
          </list>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Penerapan Metode Belajar Sambil Bermain TK Aisyiyah menerapkan metode belajar sambil bermain secara ekstensif. [8]Hasil menunjukkan:</p>
          <list list-type="bullet">
            <list-item>
              <p>Peningkatan motivasi belajar siswa.</p>
            </list-item>
            <list-item>
              <p>Kemudahan dalam pengelolaan kelas yang besar.</p>
            </list-item>
            <list-item>
              <p>Perkembangan keterampilan motorik dan kognitif yang terintegrasi.</p>
            </list-item>
            <list-item>
              <p>Peningkatan retensi pengetahuan melalui pengalaman langsung.</p>
            </list-item>
          </list>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Pembelajaran Berbasis Proyek Implementasi pembelajaran berbasis proyek menghasilkan:</p>
          <list list-type="bullet">
            <list-item>
              <p>Peningkatan kemampuan kolaborasi siswa.</p>
            </list-item>
            <list-item>
              <p>Pengembangan keterampilan pemecahan masalah.</p>
            </list-item>
            <list-item>
              <p>Peningkatan kreativitas dan inisiatif siswa.</p>
            </list-item>
            <list-item>
              <p>Efisiensi dalam penggunaan waktu dan sumber daya pembelajaran.</p>
            </list-item>
          </list>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Pengembangan Kemandirian Siswa Sebagai hasil dari berbagai strategi yang diterapkan, terlihat[9]:</p>
          <list list-type="bullet">
            <list-item>
              <p>Peningkatan kemandirian siswa dalam menyelesaikan tugas.</p>
            </list-item>
            <list-item>
              <p>Perkembangan keterampilan self-regulation pada siswa.</p>
            </list-item>
            <list-item>
              <p>Peningkatan inisiatif siswa dalam proses pembelajaran.</p>
            </list-item>
          </list>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Efisiensi Pengelolaan Waktu dan Sumber Daya Penerapan strategi adaptif menghasilkan:</p>
        </list-item>
      </list>
      <list list-type="bullet" id="list-962abab32429029def25853e63263ebe">
        <list-item>
          <p>Optimalisasi penggunaan ruang kelas yang terbatas.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Peningkatan efisiensi dalam penggunaan alat peraga dan media pembelajaran.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Manajemen waktu yang lebih efektif dalam kegiatan pembelajaran.</p>
        </list-item>
      </list>
      <fig id="figure-panel-8fe1a3071c524e40d4b6b15956739a8b">
        <label>Figure 1</label>
        <caption>
          <title>Pertemuan dengan Kepala TK Aisyiyah</title>
          <p id="paragraph-095541391dd208fc90a9f4d44c48ff2f" />
        </caption>
        <graphic id="graphic-46578f9eed565994d7ede5baef81fd89" mimetype="image" mime-subtype="jpeg" xlink:href="Picture91.jpg" />
      </fig>
      <p id="_paragraph-25">Temuan-temuan ini menunjukkan bahwa TK Aisyiyah Desa Kalitengah berhasil mengubah tantangan menjadi peluang untuk inovasi pendidikan.[10][11]Strategi adaptif yang dikembangkan tidak hanya mengatasi masalah rasio guru-murid yang tidak ideal, tetapi juga memberikan dampak positif yang tidak terduga pada perkembangan siswa. Sistem mentor sebaya dan pelibatan aktif orang tua mencerminkan pendekatan kolaboratif dalam pendidikan, yang sejalan dengan teori konstruktivisme sosial Vygotsky. Strategi ini tidak hanya membantu mengatasi keterbatasan sumber daya, tetapi juga memperkaya pengalaman belajar siswa melalui interaksi sosial yang bermakna. Integrasi teknologi edukatif menunjukkan kesadaran sekolah akan pentingnya literasi digital sejak dini. [12]Namun, perlu diperhatikan bahwa penggunaan teknologi harus seimbang dengan interaksi manusia langsung untuk memastikan perkembangan sosial-emosional yang sehat. Penerapan metode belajar sambil bermain dan pembelajaran berbasis proyek sejalan dengan prinsip-prinsip pendidikan anak usia dini yang menekankan pada pembelajaran aktif dan eksplorasi. Strategi ini memungkinkan guru untuk mengelola kelas besar dengan lebih efektif sambil tetap memenuhi kebutuhan perkembangan individual siswa. [13] Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterbatasan sumber daya dapat menjadi katalis untuk inovasi pendidikan. TK Aisyiyah Desa Kalitengah telah mendemonstrasikan bahwa dengan kreativitas dan pendekatan yang berpusat pada anak, tantangan dalam pengelolaan kelas dapat diubah menjadi peluang untuk meningkatkan kualitas pendidikan.[14] Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya fleksibilitas dan inovasi dalam pendidikan anak usia dini, terutama dalam menghadapi keterbatasan sumber daya. Model pengelolaan kelas yang adaptif dan efektif yang dikembangkan di TK Aisyiyah Desa Kalitengah dapat menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan anak usia dini lainnya yang menghadapi tantangan serupa.[15]</p>
      <fig id="figure-panel-6552378fcf441bdd763c3ae85ffdcc7b">
        <label>Figure 2</label>
        <caption>
          <title>Pelaksanaan Program Kerja Di TK Aisyiyah</title>
          <p id="paragraph-280ef9d21e437f468dc4769ec840d8ac" />
        </caption>
        <graphic id="graphic-1fb1cfba55d5bae2f5de16e8e16d648b" mimetype="image" mime-subtype="jpeg" xlink:href="Picture101.jpg" />
      </fig>
      <p id="_paragraph-27">Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterbatasan sumber daya dapat menjadi katalis untuk inovasi pendidikan. TK Aisyiyah Desa Kalitengah telah mendemonstrasikan bahwa dengan kreativitas dan pendekatan yang berpusat pada anak, tantangan dalam pengelolaan kelas dapat diubah menjadi peluang untuk meningkatkan kualitas pendidikan.</p>
      <p id="_paragraph-28">Implikasi dari penelitian ini meliputi:</p>
      <list list-type="bullet" id="list-0e657689a912f4bae7da2a6d86702376">
        <list-item>
          <p>Pentingnya fleksibilitas dan inovasi dalam pendidikan anak usia dini, terutama dalam menghadapi keterbatasan sumber daya.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Nilai dari pendekatan holistik yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam proses pendidikan.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Potensi teknologi sebagai alat untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran, dengan tetap memperhatikan keseimbangan dengan interaksi manusia.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Pentingnya pengembangan soft skills dan keterampilan metakognitif sejak dini.</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="_paragraph-29">Model pengelolaan kelas yang adaptif dan efektif yang dikembangkan di TK Aisyiyah Desa Kalitengah dapat menjadi inspirasi dan referensi bagi lembaga pendidikan anak usia dini lainnya yang menghadapi tantangan serupa. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari strategi-strategi ini terhadap perkembangan akademik dan sosial-emosional siswa.</p>
      <fig id="figure-panel-2a90258af7154df2df979cad0b2634e4">
        <label>Figure 3</label>
        <caption>
          <title>Pendekatan Dengan Anak-anak TK Aisyiyah</title>
          <p id="paragraph-97200f32a416ee4d57b8f36dc4bbe292" />
        </caption>
        <graphic id="graphic-87b2e92baac82deed5f19cf2a5db2073" mimetype="image" mime-subtype="jpeg" xlink:href="Picture111.jpg" />
      </fig>
    </sec>
    <sec id="heading-489b8e465cd235e0ff50356d93f54be0">
      <title>Kesimpulan dan Saran</title>
      <p id="_paragraph-31">Dalam hal aktivitas secara keseluruhan, rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang dirancang dan diimplementasikan terbukti dapat meningkatkan minat belajar siswa Taman Kanak-Kanak dengan metode belajar menggunakan alat peraga. Proses rekrutmen siswa berjalan sukses dan memberikan manfaat positif bagi masyarakat, terutama bagi siswa di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Desa Kalitengah. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan motivasi anak-anak dalam belajar dan untuk lebih memahami kebutuhan serta keinginan mereka.</p>
    </sec>
    <sec id="heading-3400d634e0319da5954590e9b2ed53ab">
      <title>Ucapan Terimahkasih</title>
      <p id="_paragraph-32">Pada kesempatan ini, saya ingin mengungkapkan rasa terima kasih saya kepada Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sidoarjo atas bantuan mereka dalam kegiatan pengabdian. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan Ranting Muhammadiyah dan Pimpinan Ranting Aisyiyah atas bimbingan dan dukungan, sehingga kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat berjalan dengan baik.</p>
      <p id="_paragraph-33" />
      <sec id="sec-3_1">
        <title />
      </sec>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>