<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>Edukasi Kesehatan Gigi Di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Desa Kalitengah</article-title>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-e2f66378b4a1a21edb281b1459956619" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Hayati</surname>
            <given-names>Anis Khoirin</given-names>
          </name>
          <email>aniskhoirinhayati@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
        <contrib id="person-df53adc55c8cee7894cac298cf2c0a25" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Khoirilia</surname>
            <given-names>Irsalina</given-names>
          </name>
          <email>irsalina@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2" />
        </contrib>
        <contrib id="person-e769769777e3019a307ab1ede49e734f" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Maulidiya</surname>
            <given-names>Eva Dwi</given-names>
          </name>
          <email>evadwi@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-3" />
        </contrib>
        <contrib id="person-dad95e06b285e78a0dac567073a93833" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Sirodjudin</surname>
            <given-names>M. Abdul Aziz</given-names>
          </name>
          <email>abdulaziz@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-4" />
        </contrib>
        <contrib id="person-cb7408a87d24cc500a7b70089a16dfed" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Hariswanda</surname>
            <given-names>Yuswono</given-names>
          </name>
          <email>yuswono@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-5" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-3">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-4">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-5">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2024-10-21">
          <day>21</day>
          <month>10</month>
          <year>2024</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="heading-cf714b5ee9bcf0cae08b336aee5a7dd0">
      <title>
        <bold id="_bold-9">Pendahuluan</bold>
      </title>
      <p id="_paragraph-16">Edukasi kesehatan gigi merupakan salah satu komponen penting dalam pengembangan kesehatan anak, khususnya di usia taman kanak-kanak. Kegiatan edukasi kesehatan gigi bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman anak-anak mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi sejak dini.[1] Gigi yang sehat bukan cuma berpengaruh pada penampilan, tapi juga berdampak langsung terhadap kesehatan tubuh secara keseluruhan. Dengan adanya pembelajaran yang tepat, anak-anak diharapkan dapat mengerti cara merawat gigi mereka, seperti menyikat gigi dengan benar, memilih makanan yang baik untuk gigi, dan memahami konsep kebersihan mulut. Selain itu, edukasi ini juga menumbuhkan kebiasaan baik yang bisa mereka bawa hingga dewasa. Program edukasi kesehatan gigi ini melibatkan metode pembelajaran yang menyenangkan, seperti permainan, cerita interaktif, dan demonstrasi menyikat gigi. Dengan pendekatan yang kreatif, diharapkan anak-anak akan lebih tertarik dan mudah memahami materi yang disampaikan. Program edukasi ini tidak hanya melibatkan anak-anak, tetapi juga orang tua dan guru, sehingga tercipta lingkungan yang mendukung kebiasaan baik dalam menjaga kesehatan gigi. Dengan demikian,[2] diharapkan anak-anak dapat tumbuh dengan gigi yang sehat dan kuat, serta terhindar dari berbagai masalah kesehatan gigi di masa depan.Melalui inisiatif ini, diharapkan dapat tercipta generasi yang lebih peduli terhadap kesehatan gigi dan mulut, yang akan berkontribusi pada peningkatan kesehatan masyarakat secara keseluruhan.[3]</p>
      <p id="_paragraph-17">
        <ext-link id="_external-link-2" ext-link-type="uri" xlink:href="">http://doi.org/10.21070/ijccd.v4i1.843</ext-link>
      </p>
      <p id="_paragraph-18">
        <bold id="_bold-11">M</bold>
        <bold id="_bold-12">ETODE</bold>
        <bold id="_bold-13">P</bold>
        <bold id="_bold-14">ELAKSANA</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-19">Melaksanakan edukasi kesehatan gigi di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Desa Kalitengah, beberapa metode yang bisa diterapkan meliputi[4]:</p>
      <list list-type="bullet" id="list-0fab3603a2b224a54ba9bfd6ea80bfd5">
        <list-item>
          <p><bold id="_bold-15">Penyuluhan </bold>: Memberikan informasi kepada anak-anak dan orang tua tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Penyuluhan ini bisa dilakukan melalui cerita, gambar, <ext-link id="_external-link-3" ext-link-type="uri" xlink:href="">dan</ext-link><ext-link id="_external-link-4" ext-link-type="uri" xlink:href="">video</ext-link><ext-link id="_external-link-5" ext-link-type="uri" xlink:href="">yang</ext-link><ext-link id="_external-link-6" ext-link-type="uri" xlink:href="">menarik</ext-link><ext-link id="_external-link-7" ext-link-type="uri" xlink:href="">perhatian</ext-link><ext-link id="_external-link-8" ext-link-type="uri" xlink:href="">anak-anak.</ext-link></p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p><bold id="_bold-16">Demonstrasi</bold>: Menunjukkan cara menyikat gigi yang benar. Demonstrasi ini bisa dilakukan <ext-link id="_external-link-9" ext-link-type="uri" xlink:href="">oleh</ext-link><ext-link id="_external-link-10" ext-link-type="uri" xlink:href="">tenaga</ext-link><ext-link id="_external-link-11" ext-link-type="uri" xlink:href="">kesehatan</ext-link><ext-link id="_external-link-12" ext-link-type="uri" xlink:href="">atau</ext-link><ext-link id="_external-link-13" ext-link-type="uri" xlink:href="">guru</ext-link><ext-link id="_external-link-14" ext-link-type="uri" xlink:href="">dengan </ext-link><ext-link id="_external-link-15" ext-link-type="uri" xlink:href="">menggunakan model</ext-link><ext-link id="_external-link-16" ext-link-type="uri" xlink:href="">gigi</ext-link><ext-link id="_external-link-17" ext-link-type="uri" xlink:href="">besar</ext-link><ext-link id="_external-link-18" ext-link-type="uri" xlink:href="">dan sikat</ext-link><ext-link id="_external-link-19" ext-link-type="uri" xlink:href="">gigi.</ext-link></p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p><bold id="_bold-17">Praktik Langsung </bold>: Mengajak anak-anak untuk mempraktikkan cara menyikat gigi yang benar. Setiap anak bisa diberikan sikat gigi dan pasta gigi untuk mencoba sendiri di bawah <ext-link id="_external-link-20" ext-link-type="uri" xlink:href="">bimbingan guru</ext-link><ext-link id="_external-link-21" ext-link-type="uri" xlink:href="">atau</ext-link><ext-link id="_external-link-22" ext-link-type="uri" xlink:href="">tenaga</ext-link><ext-link id="_external-link-23" ext-link-type="uri" xlink:href="">kesehatan.</ext-link></p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>
            <ext-link id="_external-link-24" ext-link-type="uri" xlink:href="">Kegiatan</ext-link>
            <ext-link id="_external-link-25" ext-link-type="uri" xlink:href="">Interaktif</ext-link>
            <ext-link id="_external-link-26" ext-link-type="uri" xlink:href="">:</ext-link>
            <ext-link id="_external-link-27" ext-link-type="uri" xlink:href="">Mengadakan permainan atau</ext-link>
            <ext-link id="_external-link-28" ext-link-type="uri" xlink:href="">kuis</ext-link>
            <ext-link id="_external-link-29" ext-link-type="uri" xlink:href="">tentang</ext-link>
            <ext-link id="_external-link-30" ext-link-type="uri" xlink:href="">kesehatan gigi</ext-link>
            <ext-link id="_external-link-31" ext-link-type="uri" xlink:href="">untuk</ext-link>
            <ext-link id="_external-link-32" ext-link-type="uri" xlink:href="">membuat</ext-link>
            <ext-link id="_external-link-33" ext-link-type="uri" xlink:href="">anak-anak</ext-link>
            <ext-link id="_external-link-34" ext-link-type="uri" xlink:href="">lebih</ext-link>
            <ext-link id="_external-link-35" ext-link-type="uri" xlink:href="">tertarik</ext-link>
            <ext-link id="_external-link-36" ext-link-type="uri" xlink:href="">dan memahami</ext-link>
            <ext-link id="_external-link-37" ext-link-type="uri" xlink:href="">materi</ext-link>
            <ext-link id="_external-link-38" ext-link-type="uri" xlink:href="">yang</ext-link>
            <ext-link id="_external-link-39" ext-link-type="uri" xlink:href="">disampaikan.</ext-link>
          </p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p><bold id="_bold-18">Ceramah Sederhana dan Interaktif : </bold>Memberikan penjelasan secara sederhana tentang pentingnya menjaga kebersihan gigi, bahaya gigi berlubang, serta cara-cara menyikat gigi yang benar.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p><bold id="_bold-19">Praktek Menyikat Gigi dengan Alat Peraga : </bold>Guru atau fasilitator memperagakan cara menyikat gigi yang benar menggunakan alat peraga berbentuk mulut besar dan sikat gigi besar.</p>
        </list-item>
      </list>
    </sec>
    <sec id="heading-31bf59691b8ce27c72f854085aa86ce3">
      <title>Hasil Kegiatan</title>
      <p id="_paragraph-20">Kegiatan ini dilakukan oleh sekelompok mahasiswa KKN Terpadu Desa Kalitengah Universitas Muhammadiyah Sidoarjo yakni yang berkaitan dengan kesehatan[5] (edukasi kesehatan gigi pada TK Aisyiyah). Kegiatan yang kami lakukan adalah berupa penyuluhan edukasi kesehatan gigi di TK Aisyiyah Desa Kalitengah yang dilaksanakan pada hari Jumat tepatnya pada tanggal, 26 Juli 2024 yang berlangsung selama 1 jam. Peserta dalam kegiatan ini adalah siswa TK A &amp; B yang berjumlah sebanyak 45. Tujuan diadakannya kegiatan tersebut ialah agar terciptanya komunikasi dua arah yang bermanfaat bagi siswa agar lebih aktif serta dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa TK Aisyiyah Desa Kalitengah tentang betapa pentingnya dalam menjaga gigi dan mulut tetap sehat sejak usia dini.[6][7]</p>
      <fig id="figure-panel-75fa64523c55b5d4c256c951dbe064cf">
        <label>Figure 1</label>
        <caption>
          <title>Penyampaian materi oleh narasumber</title>
          <p id="paragraph-b7be195085133970ecb47df9327d7411" />
        </caption>
        <graphic id="graphic-66ee751636102fadfd3ed505819d73a4" mimetype="image" mime-subtype="jpeg" xlink:href="Picture51212.jpg" />
      </fig>
      <p id="_paragraph-22">Gambar no.1 terlihat bahwa pemateri KKN Terpadu Desa Kalitengah Universitas Muhammadiyah Sidoarjo menyampaikan tentang cara menggosok gigi secara langsung dengan menggunakan alat peraga dan para siswa pun telah memperhatikan dengan baik dan seksama. Pada umumnya, kegiatan edukasi kesehatan gigi di TK ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga melibatkan anak-anak untuk menyikat gigi dengan benar secara langsung. Hal tersebut bertujuan agar anak-anak lebih mudah mengingat dan menerapkan teknik menyikat gigi yang baik dan benar ketika mereka mencobanya secara langsung. Keberhasilan program yang diajarkan di sekolah juga bermanfaat dan tentunya dapat diteruskan dan dipraktikkan di rumah.[8] Anak-anak lebih memahami pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mengubah kebiasaan mereka untuk lebih disiplin menjaga kebersihan gigi mereka sendiri. Dukungan orang tua dan guru sangat penting untuk keberhasilan program yang sedang dijalankan oleh mahasiswa KKN Terpadu Desa Kalitengah Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Setelah kegiatan ini berakhir, pada waktu sesi penyuluhan ini diadakannya sesi fun game yang menarik dan juga memberikan gift untuk siswa yang berupa sikat gigi karakter.</p>
      <fig id="figure-panel-6c4069c2b93317e46c55b5cae2a9a64e">
        <label>Figure 2</label>
        <caption>
          <title><bold id="bold-c10c34a7cd2acec68b766043e4f7d08e"/>Pemberian materi oleh narasumber</title>
          <p id="paragraph-9239cc69f29f7fd27894548d18f96475" />
        </caption>
        <graphic id="graphic-059f5f352d26ac81ca8d2d44be17fe63" mimetype="image" mime-subtype="jpeg" xlink:href="Picture61212121.jpg" />
      </fig>
      <p id="_paragraph-24">Gambar no. 2 terlihat bahwa pemateri KKN Terpadu Desa Kalitengah Universitas Muhammadiyah Sidoarjo menyampaikan materi tentang manfaat ketika kita melakukan kegiatan menyikat gigi dengan baik dan benar, serta tidak menimbulkan dampak negatif pada kesehatan gigi. Manfaat dari menggosok gigi dengan benar merupakan bagian terpenting dari perawatan gigi. Sangat penting untuk menyikat gigi dengan benar dan pada waktunya karena gigi yang sehat menunjukkan kualitas hidup yang baik. [9]Menyikat gigi secara teratur dan dengan cara yang benar adalah cara yang paling mudah untuk menghindari masalah kesehatan gigi. Dimana kebersihan gigi harus diberikan kepada anak-anak karena kebiasaan sikat gigi sejak usia dini akan berdampak hingga dewasa. Salah satu aspek penting dari pendidikan di tingkat taman kanak-kanak (TK) adalah edukasi mengenai kesehatan, khususnya kesehatan gigi. Oleh karena itu,[10][11] penting untuk merancang kegiatan edukasi kesehatan gigi ini pada anak-anak usia dini. Pada umumnya, orang menyikat gigi hanya setelah makan pagi, saat setelah makan, sebaiknya tunggu lebih lama untuk menyikat gigi, sekitar tiga puluh menit. Hanya sekitar 40% anak-anak menyadari pentingnya menyikat gigi dengan benar, meskipun pengetahuan tentang kesehatan gigi telah meningkat sebelum pendidikan. Jumlah tersebut meningkat menjadi 85% setelah program kegiatan ini dimulai.[12]</p>
      <fig id="figure-panel-f0e2f706472c87a8fd261ba223b50f6e">
        <label>Figure 3</label>
        <caption>
          <title><bold id="bold-1e7985e009c2b68b8a280527c0de604f"/>Penyampaian materi dengan metode Demonstrasi oleh narasumber</title>
          <p id="paragraph-5d544f59eef9e0522b1c030b776c8842" />
        </caption>
        <graphic id="graphic-a10a3c1886720e9ad8e21d69aa57fc23" mimetype="image" mime-subtype="jpeg" xlink:href="Picture71212121.jpg" />
      </fig>
      <p id="_paragraph-26">Gambar no.3 pemateri sedang melakukan tahap penyuluhan, penilaian dan demonstrasi terhadap kebersihan gigi. [13]Untuk mempromosikan pentingnya betapa pentingnya menjaga kesehatan gigi pada usia dini. Kegiatan ini telah berjalan dengan baik dan ditutup dengan sambutan dari Kepala Sekolah TK. Instruksi dan demonstrasi tentang cara menyikat gigi yang tepat sangat diperhatikan oleh peserta. Sulit bagi peserta untuk mengingat cara dan arah yang tepat untuk menyikat gigi. Mereka juga menghadapi kesulitan untuk menyikat gigi setidaknya dua kali sehari dengan cara dan waktu yang tepat.[14] Anak-anak harus berbaris di depan dengan masing-masing sikat gigi di tangan. Tim mahasiswa KKN Terpadu Desa Kalitengah memberikan air kepada anak-anak untuk berkumur dengan gelas plastik dan memberikan pasta gigi secara bergantian. Agar tidak terluka atau mengeluarkan darah, gosok gigi harus dilakukan dengan hati-hati. Karena banyak anak yang tidak dapat mengikuti instruksi, guru dan tim harus membimbing setiap anak secara individual untuk memastikan bahwa anak-anak memahami metode menggosok gigi yang tepat. Selain itu, Anak-anak diminta untuk menjelaskan bagaimana rasanya menggosok gigi sebelum dan sesudahnya. Ini dilakukan setiap pagi sebelum kelas dimulai dan diikuti oleh semua siswa kelompok A dan B, sehingga anak-anak dapat menerapkan teknik gosok gigi ini dengan baik pada waktu di sekolah maupun di rumah[15]</p>
      <fig id="figure-panel-c21f8bb66be8dad0288daf0b3607f146">
        <label>Figure 4</label>
        <caption>
          <title><bold id="bold-09ab6d9dd3d5d1b2b705c1a988ad8ee9"/>Mahasiswa bertindak sebagai fasilitator</title>
          <p id="paragraph-9bb352b5f5b429148d833af4cbc8d193" />
        </caption>
        <graphic id="graphic-66a2d0e118bae142cb44f18cb08bd4d0" mimetype="image" mime-subtype="jpeg" xlink:href="Picture81211212.jpg" />
      </fig>
      <p id="_paragraph-28">Gambar 4 memperlihatkan mahasiswa bertindak sebagai fasilitator dan peserta didik dibekali oral care kit. Mahasiswa bertindak sebagai fasilitator dalam kegiatan praktik menyikat gigi yang baik dan benar secara mandiri oleh peserta didik TK Aisyiyah, Mahasiswa aktif dalam mendampingi peserta didik, peran fasilitator diperlukan karena memiliki hubungan yang sangat kuat terhadap peningkatan sikap maupun peningkatan psikomotorik</p>
    </sec>
    <sec id="heading-d3061d58d7b0f289e1d63efe6248eb10">
      <title>Kesimpulan dan Saran</title>
      <p id="_paragraph-29">Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa salah satu metode terbaik untuk merawat anak adalah dengan cara menggosok gigi. Dengan demikian, pada usia dini sangat penting untuk menjaga kebersihan gigi anak. Oleh karena itu, untuk mencegah masalah gigi dapat dilakukan dengan beberapa cara yakni pemeriksaan, pelatihan dan demonstrasi kebersihan sangatlah dianjurkan. Dengan pengabdian kepada masyarakat ini, diharapkan peran penting orang tua dalam membantu, membimbing, mengingatkan dan mengajarkan kepada mereka mengenai metode menggosok gigi dengan baik dan benar.</p>
    </sec>
    <sec id="heading-9b5557e2f0a928ff299a17a18c763b81">
      <title>Ucapan Terimahkasih</title>
      <p id="_paragraph-30">Kami selalu tim penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan memberikan kita waktu dan juga kesempatan untuk melaksakan program kerja yang dilaksanakan di TK Aisyiyah oleh sekelompok mahasiswa KKN Terpadu Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Tak lupa kepada para mahasiswa yang telah ikut serta berkontribusi dalam kegiatan ini sehingga berjalan dengan baik dan lancar.</p>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>